Yuk Simak! Yang Termasuk Jenis Permainan Outbound

Jenis Permainan Outbound

Jenis Permainan Outbound Outbound ialah merupakah salah satu contoh kegiatan wajib untuk beberapa perusahaan di Mancanegara dan untuk perusahaan-perusahaan di dalam negeri, menjadikan Outbound sebagai sarana untuk membentuk staffnya menjadi lebih baik lagi.

Outbound biasanya merupakan permainan-permainan yang dapat membantu membentuk kerjasama, kekompokan, kepemimpinan, kepercayaan diri, dan komunikasi.

Sejarah Outbound di Indonesia

Sejarah Outbound di negeri tercinta ini yaitu karena telah masuknya Outward Bound ke Indonesia, setelah masuknya Outward Bound secara resmi Indonesia mendirikan Outward Bound Indonesia (OBI) pada tahun 1990 oleh Djoko Kusumowidagdo.

Pendirian OBI mendapatkan repson yang positif dari masyarakat Indonesia, karenanya dengan nama Outward Bound Indonesia hingga saat ini kegiatan Outbound tidak hanya diaplikasin oleh kalangan militer saja.

Namun telah meluas ke berbagai kalangan baik perusahaan maupun lembaga-lembaga. Perkembangan Outbound begitu pesat, tak heran sampai saat ini muncul permainan dan istilah-istilah pengganti nama Outbound. Antara lain Outing, Gathering, Team Building, Exploring dan lain sebagainya.

Kegiatan di dalam kegaiatan tersebut ada yang mempunyai sifat Low Impact contohnya permainan Team Buliding, ada juga yang mempunyai sifat High Impact contohnya permainan seperti Arum Jeram / Rafting, Paintball, High Rope, Flying Fox dan lain sebagainya.

Pengertian Outbound

Outbound yaitu studi tentang semua jenis ilmu terapan dilakukan di tempat terbuka dengan bentuk yang efektif dari permainan, dan menggabungkan kecerdasan, fisik dan mental.

Macam-macam Outbound

Berdasarkan Pemainnya Outbound

  1. Outbound anak yakni suatu kegiatan yang dilakukan oleh ana yang mempunyai umur sekitar lima tahun keatas sampai umur lima belas tahun. Outbound anak tujuannya untuk mengembangkan kepercayaan diri, keberanian dan daya kreatifitas.Jenis Permainan Outbound
  2. Outbound Dewasa yaitu suatu kegiatan yang di lakukan oleh seseorang yang mempunyai umur lebih dari tujuh belas tahun. Outbound dewasa mempunyai bemacam-macam permainan yang memacu detak jantung atau adrenalin contohnya arum jeram dan art rope.

Berdasarkan Jenis Game Outbound

  1. Soft Skills Outbound adalah kegiatan outbound untuk pengembangan keterampilan pribadi dan interpersonal, biasanya dalam bentuk keterampilan (skill) atau keterampilan. keterampilan permainan outbond yang fleksibel yang dirancang untuk meminimalkan kebutuhan fisik yang berlebihan untuk melakukan.
  2. Hard Skill Outbound adalah kegiatan outbound untuk kompetensi teknis atau penguasaan seseorang sangat mudah untuk membuat dan melaksanakan. Biasanya terkonsentrasi pada keterampilan kecepatan dan akurasi yang diperlukan.

Tujuan Outbound

Tujuan utama Outbound adalah untuk melatih untuk beradaptasi (adaptasi) untuk perubahan sikap profesionalisme dibentuk berdasarkan perubahan dan perkembangan sifat mendasar dari orang, yang mencakup aspek kepercayaan, keyakinan, dan komitmen, serta kinerja yang diharapkan akan lebih baik.

Selain itu, Outbound diharapkan untuk menyadari bahwa apa yang dilakukan itu merupakan bagian integral dari kebersamaan dengan rekan-rekan di tim. Keberhasilan suatu unit kerja organisasi individu akan menjadi bagian dari keberhasilan organisasi.

Kebalikannya, kegagalan terjadi karena kesalahan individu atau unit organisasi mempengaruhi nilai keberhasilan secara keseluruhan. Oleh karena itu, motto all for one, yang merupakan motto dari Outbound internasional selalu bergema di dalam pengeras suara kegiatan untuk membangkitkan semangat persatuan dan solidaritas, bahkan baru-baru dikembangkan juga slogan baru yang juga motto dunia global: “we are one” kami adalah salah satu.

Manfaat Outbound

Manfaat Outbond adalah sebagai berikut :

  • Berpikiran terbuka (Open Mind)
  • Transfer pola pikir, pengetahuan, praktik dan kemampuan
  • Meningkatkan ketahanan fisik dan mental
  • Sarana untuk mengenal diri sendiri
  • Sarana untuk melakukan introspeksi dan kontemplasi
  • Menyelaraskan keseimbangan IES (intelektual, emosional dan spiritual)
  • Pembentukan karakter (Character Building)
  • Pengembangan SDM (People Development)
  • Pengembangan diri (Self Development)
  • Proses self-recognition/pengenalan diri
  • Mengetahui Tuhan dan ciptaan-Nya dengan meningkatkan ketakwaan dan keimanan
    emosi menyegarkan
  • Penyelesaian masalah individu dan institusional
  • Keharmonisan dan kebahagiaan keluarga
  • Sukses dan bahagia

Berikut Ini Jenis Permainan Outbound :

1. Rafting (Arum Jeram)

Jenis PErmainan Outbound

Rafting banyak digunakan oleh penyelenggara kegiatan outbound atau bersama-sama bekerja untuk memperkuat hubungan antara tim. Rafting berlangsung biasanya di sungai dengan air bersih dan arus yang kuat. Permainan ini termasuk hard skill outbound, dan dilakukan oleh tim dari 4-5 orang. Siapa yang akan menempati perahu karet memakai alat untuk penyelamatan seperti jaket karet (pelampung), helm, tas tahan air dan berbagai peralatan lainnya. Menelusuri sungai dengan arus yang deras dan cukup berbahaya berbekal peralatan P3K, dayung, pompa dan tali perahu peluncuran. Mereka akan bersaing dengan tim lain untuk mencapai tujuan dalam waktu singkat.

2. Rope Course

Jenis Permainan Outbound

Kegiatan tali (high rope activies) sering juga mengacu pada kursus tali/rope course. Game ini terdiri dari berbagai jenis game yang fokus pada taktik dan tali untuk memanjat. Ada banyak prosedur keamanan yang harus diikuti dalam tali permainan yang tinggi. Seperti harus ada helm pelindung, kawat yang kuat, panduan, dan sebagainya. Rope permainan yang tinggi juga bisa dimodofikasi dan dikombinasikan dengan estafet, sehingga akan cocok untuk digunakan sebagai kegiatan outbound yang trend pada tahun ini.

3. Game Rantai Nama

Berbicara tentang outbound tak lengkap jika tidak melakukan kegiatan yang mengasah keterampilan lunak untuk merasakan suasana keluarga. Setelah melakukan berbagai kegiatan fisik, saatnya untuk bermain santai. Anda dapat mencocokkan rantai untuk saling membantu satu sama lain. Misalnya, orang pertama yang memanggil nama, “Saya Base”. Maka orang kedua mengatakan nama pemain pertama dan kedua dengan urut, “Base, yang Gilang”, dan seterusnya. Apabila ada yang menyebutkan namaya salah maka akan dikenai hukuman. Game ini cocok dimainkan pada malam hari.

4. Membuat yel-yel

Membuat yel-yel juga dapat menciptakan koneksi antara anggota kelompok berjalan lebih baik. Anggota kelompok berkomunikasi dan mengeluarkan pendapatnya sehubungan dengan yel-yel. Jadi antara anggota satu dengan lainnya dapat mengenal satu sama lain dan bercanda bersama-sama.

Setelah yel-yel telah jadi, maka langkah selanjutnya adalah meminta menyuarakan yel-yel di depan semua orang. Ada suatu kelompok yang membuat yel-yel dengan kata-kata lucu sehingga dapat memeriahkan suasana yang tadinya belum bergairah.

5. Balapan Bakiak

Jenis Permainan Outbound

Siapa sih, yang tidak kenal dengan permainan ini? Bakiak adalah istilah untuk sandal kayu panjang yang bisa digunakan oleh lebih dari satu orang. Mereka berjalan bersama-sama untuk mencapai garis finish dengan waktu tercepat. Game ini menggabungkan keterampilan sosial dan keterampilan keras.

Beberapa game yang sudah dijelaskan sangat bagus dan cocok jika digunakan sebagai outbound trend masa kini. Jika permainan diatas diterapkan ada suatu kelompok dalam waktu 2 hari. Lihatlah setelah mereka pulang dari acara aoutbound akan terjalin ikatan batin yang kuat, sehingga mendapatkan kerjasama yang solid ketika mereka dilibatkan dalam kelompok.