Penambah Darah Ibu Hamil – Aneka Makanan Mengandung Zat Besi

Kehamilan adalah keadaan saat seorang wanita membawa embrio di dalam rahimya. Masa ini adalah yang palig ditunggu oleh setiap wanita yang sudah menikah. Masa kehamilan terjadi selama 40 minggu.
Banyak hal yang perlu diperhatikan bagi ibu hamil untuk menjaga kehamilannya antara lain kesehatan, perawatan, hingga masalah hubungan intim.Oleh karena itu, penting bagi ibu tahu semua informasi lengkap seputar kehamilan untuk menjaga kesehatannya hingga melahirkan
Kesempatan kali ini admin akan membahas tentang makanan penambah darah untuk ibu hamil. Dalam perjalanan kehamilan ibu hamil akan rentan mengalami masalah anemia/ kurang darah sehingga menyebabkan lemas,lesu dan mudah lelah.
Untuk menghindari kurang darah maka ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi makanan penambah darah. Apa saja makanan penambah darah untuk ibu hamil simak ulasan berikut

1. Buah delima

Buah Delima - Makanan Penambah Darah Ibu Hamil

Buah ini mengandung sumber alami zat besi yang bisa membuat kadar HB dalam tubuh naik dengan cepat. Selain itu Delima juga mengandung vitamin lengkap seperti vitamin A, vitamin C, vitamin E dan asam folat. Selain itu buah delima juga dilengkapi dengan antioksidan yang jumlahnya lebih tinggi daripada antioksidan dalam teh hijau.

2. Kurma

Kurma merupakan makanan bergizi dan bisa membantu menambah darah dalam tubuh ibu hamil. Alasan buah ini menjadi makanan penambah darah karena kurma terutama jenis kurma kering mengandung zat besi, kalsium, vitamin A, vitamin B dan magnesium. Bahkan kurma merupakan sumber energi terbaik dan makanan penguat kehamilan. Selain itu juga mengandung serat tinggi yang akan mengatasi sembelit bagi ibu hamil. Jika ibu hamil memiliki keluhan kadar HB yang rendah dalam darah maka konsumsi 100 gram kurma akan membantu tenaga ibu hamil kembali seperti semula.

3. Biji labu

Biji labu akan membantu tubuh mendapatkan zat besi, seng, omega 3 dan juga vitamin C. Bahkan hanya dengan mengonsumsi 200 gram biji labu maka tubuh ibu hamil sudah mendapatkan bantuan zat besi sebanyak 8.9 miligram. Tentu saja ini jumlah yang sangat cukup untuk mengatasi masalah anemia. Makanan penambah darah untuk ibu hamil ini juga sangat sehat untuk menjaga pertumbuhan janin.

4. Pisang

Pisang banyak mengandung zat besi, kalium dan vitamin dan mineral penting untuk tubuh yang akan membantu mengoptimalkan produksi hemoglobin di dalam tubuh. Dengan mengonsumsi pisang per hari secara rutin, selain mengatasi dan mencegah anemia juga bermanfaat bagi kesehatan seluruh tubuh.

5. Kacang hijau

Kacang hijau selain mengandung zat besi yang berfungsi untuk meningkatkan hb dan menambah darah, juga membantu penyerapan nutrisi dan protein.Kacang hijau dikenal sebagai antioksidan yang bisa menghindari radikal bebas, bisa membantu pembentukan sel, membuat kerja saraf bisa maksimal, sumber energi untuk penyerapan karbohidrat.

6. Daging

Daging bisa membantu mendapatkan zat besi yang cukup.Sebaiknya bagi ibu hamil memilih jenis daging yang tidak mengandung lemak. Dikarenakan daging yang mengandung lemak tinggi bisa meningkatkan resiko penyakit jantung dan obesitas pada ibu hamil. Daging juga mengandung protein yang akan mendukung pertumbuhan janin. Akan tetapi konsumsi daging yang terlalu banyak bagi ibu hamil bisa menyebabkan sembelit atau resiko ambeien.

7. Semangka

Semangka termasuk makanan penambah darah untuk ibu hamil dan bisa membantu kadar Hb dalam tubuh ibu hamil cepat pulih seperti semula. Kandungan likopen dalam semangka berfungsi menjaga energi tubuh, meningkatkan penyerapan kalsium dalam tubuh serta membantu melarutkan lemak dalam tubuh ibu hamil. Tapi sebaiknya jangan mengonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan dikarenakan bisa menurunkan tekanan darah.

8. Buah Bit

Salah satu kandungan buah Bit adalah zat besi. Oleh sebab itu buah ini termasuk makanan penambah darah untuk ibu hamil. Dalam setiap buah bit kecil mengandung setidaknya 1 sampai 1.2 mg zat besi. Buah bit juga mengandung antioksidan yang akan bekerja untuk mencegah radikal bebas dalam tubuh. Selain itu juga bisa membantu memenuhi kebutuhan vitamin C dalam tubuh ibu hamil. Kandungan asam folat dalam buah bit sangat baik untuk mencegah cacat janin.

9. Kacang Almond

Kacang almond merupakan salah satu jenis kacang-kacangan yang banyak mengandung zat besi sehingga baik bagi tubuh Anda sebagai makanan penambah darah untuk ibu hamil. 1 ons kacang almond dapat memenuhi 6 persen kebutuhan akan zat besi dalam tubuh, sehingga disarankan bagi ibu hamil mengkonsumsi kacang almond pada masa kehamilan untuk menghindari gejala anemia.

10. Yogurt

Makanan penambah darah untuk ibu hamil selanjutnya adalah Yogurt. Yogurt adalah salah satu hasil olahan susu yang mengandung kalsium yang sangat tinggi. Setiap 800 gram yogurt mengandung 250 gram kalsium dengan jumlah lemak yang lebih rendah. Keuntungan lain dari mengkonsumsi yogurt akan membantu mengelola pertumbuhan sel dalam tubuh ibu hamil dan janin, serta bakteri sehat yang bisa melawan gangguan pencernaan untuk ibu hamil. Selain itu yogurt bisa mengatasi mual saat hamil akibat morning sickness.

11. Brokoli

Brokoli juga adalah sayuran hijau yang mengandung kalsium cukup tinggi. Dalam setiap 100 gram brokoli ditemukan setidaknya 80 miligram kalsium. Kandungan serat dalam brokoli mengatasi sembelit. Serta kandungan vitamin C membantu menjaga daya tahan tubuh. Brokoli untuk ibu hamil sebaiknya dimasak terlebih dahulu. Konsumsi brokoli mentah bagi ibu hamil bisa terkena bahaya listeria.

12. Sumber Protein

Selain zat besi, ibu hamil juga harus banyak mengonsumsi protein untuk mencegah anemia. Pasalnya tingkat produksi dan perkembangan sel-sel dalam tubuh, termasuk sel darah merah, membutuhkan protein. Beberapa jenis makanan yang telah dikenal sebagai sumber protein dan makanan penambah darah untuk ibu hamil yang baik adalah ikan dan telur. Selain itu, protein juga bisa ditemukan dalam jenis makanan seperti kacang-kacangan dan daging.

13. Bayam

Bayam termasuk makanan penambah darah untuk ibu hamil. Kandungan dalam bayam antara lain zat besi, asam folat, serat dan beta karoten. Zat besi dan asam folat bisa membantu mengatasi kekurangan darah seperti anemia. Beta karoten dalam bayam membantu pertumbuhan paru-paru pada janin, menjaga kesehatan organ pernafasan dan juga untuk kesehatan mata ibu hamil.

14. Semua makanan yang mengandung vitamin C

Kadar hemoglobin menjadi masalah utama bagi ibu hamil. Ini terjadi apabila ibu hamil tidak melakukan perawatan dan kekurangan nutrisi seperti kalsium dan zat besi. Kekurangan vitamin C bisa menyebabkan tubuh semakin lemah dan mudah sakit. Juga menyebabkan sel darah merah dalam tubuh menjadi sangat rendah sehingga ibu mudah terkena anemia. Maka dari itu penting untuk mengonsumsi makanan yang mengandung Vitamin C sebagai makanan penambah darah untuk ibu hamil. Beberapa jenis buah yang mengandung Vitamin C tinggi : Strowberi, Apel, Jeruk, Jambu merah, Kiwi, Pepaya, Melon

15. Madu

Zat besi juga ditemukan pada madu. Berkat kandungan tersebut madu termasuk makanan penambah darah untuk ibu hamil. Kombinasikan buah-buahan dengan madu adalah satu cara terbaik untuk mendapatkan manfaat penuh dari zat besi. Madu pun cenderung aman untuk dikonsumsi selama masa kehamilan dan dapat meningkatkan kesehatan ibu dan janin.