Makanan Yang Mengandung Karbohidrat Tinggi

Karbohidrat adalah salah satu nutrisi utama yang dibutuhkan tubuh kita bersama protein dan lemak. Ternyata selain beras, masih banyak bahan makanan yang mengandung karbohidrat.

Makan Yang Mengandung Karbohidrat

 

 

Manfaat dari karbohidrat sendiri bagi tubuh sangatlah banyak. Fungsi utamanya adalah sebagai sumber energi bagi tubuh.

Sebagian besar dari karbohidrat diubah langsung menjadi energi untuk aktivitas tubuh, dan sebagian lagi disimpan dalam bentuk glokagen di hati dan otot.

Ada beberapa jaringan tubuh seperti sistem saraf dan eritrosit (sel darah merah), hanya dapat menggunakan energi yang berasal dari karbohidrat saja.

Fungsi karbohidrat lainnya, yakni: Melindungi protein agar tidak dibakar sebagai penghasil energi. Seperti diketahui, apabila karbohidrat yang dikonsumsi tidak mencukupi untuk kebutuhan energi tubuh dan tidak tersedia cukup lemak di dalam makanan atau cadangan lemak di dalam tubuh, maka protein akan menggantikan fungsi karbohidrat sebagai penghasil energi.

Dengan begitu, protein akan meninggalkan peranan utamanya. Membantu metabolisme lemak dan protein, sehingga dapat mencegah terjadinya ketosis dan pemecahan protein yang berlebihan. Di dalam hepar berfungsi untuk detoksifikasi zat-zat toksik tertentu.

Beberapa jenis karbohidrat mempunyai fungsi khusus di dalam tubuh. Laktosa misalnya, berfungsi membantu penyerapan kalsium. Sementara, ribose adalah komponen penting dalam asam nukleat. Memberi rasa kenyang karena karbohidrat, terutama polisakarida (serat pangan) mempunyai molekul yang besar. Molekul ini dapat memberikan rasa kenyang apabila dikonsumsi.

Karena karbohidrat memiliki banyak manfaat bagi tubuh, kebutuhan akan nutrisi karbohidrat harus dipenuhi setiap harinya, Berikut Admin akan membagikan macam macam makanan yang mengandung karbohidrat :

 

1. Beras

Makanan yang mengandung karbohidrat pertama adalah beras. Beras
merupakan bagian bulir padi yang sudah dipisahkan dari kulitnya (sekam). Anatomi beras terdiri
dari tiga bagian yakni lapisan aeluron adalah lapisan beras yang sering ikut terkelupas saat proses
pemisahan kulit, endosperm adalah bagian beras yang banyak mengandung pati dan protein,
bagian yang terakhir yakni embrio, embrio dapat tumbuh menjadi tanaman padi dengan
menggunakan kultur jaringan (Sapratama, 2013).
Beras mengandung berbagai komposisi kimia berbeda-beda tergantung pada varietas dan
cara pengolahannya. Selain sebagai sumber energi dan protein, beras juga mengandung berbagai
unsur mineral dan vitamin. Sebagian besar karbohidrat beras adalah pati (85-90 persen), sebagian

kecil pentosan, selulosa, hemiselulosa dan gula. Pati yang terdapat dalam beras terbagi menjadi
dua, yakni; amilosa dengan struktur senyawanya tidak bercabang dan amilopektin struktur
senyawanya bercabang. Kandungan amilosa pada beras dapat menyebabkan retrogradasi pada
suhu rendah dengan kondisi beras yang masak. Pati itu sendiri memiliki beberapa manfaat antara
lain; sebagai sumber energi, sebagai zat dotoksifikasi untuk zat-zat tertentu dan membantu
metabolisme lemak dan protein.

Kandungan protein didalam beras berfungsi sebagai zat
pembangun tubuh dan mengganti sel-sel yang rusak. Vitamin B1 (Tiamin) berperan dalam
memperbaiki sistem saraf dan otot, vitamin B2 (Ribovlafin) bermanfaat untuk memperbaiki
struktur kulit dan fungsi mata, vitamin B3 (Niasin) membantu memperbaiki fungsi sistem saraf
dan vitamin B6 berfungsi untuk regenerasi sel darah merah (Sapratama, 2013).Kandungan nutrisi
per 100 gram (3.5 oz). Energi 130 kcal 540 kJ (Ratnaningsih, 2009):

 

2. Ubi Jalar

Sebagai negara agraris dengan sumber daya alam melimpah, sumber utama karbohidrat orang Indonesia masih didominasi oleh beras. Padahal, banyak alternatif karbohidrat lain dengan kandungan gizi lebih tinggi.

Pangan lokal yang bisa dijadikan sumber karbohidrat selain beras adalah umbi umbian. Sayangnya, konsumsi bahan pangan umbi umbian ini tiap tahun menunjukkan penurunan.

Jenis umbi umbian yang paling populer adalah ubi jalar. Ubi jalar merupakan sumber karbohidrat yang banyak mengandung pati (lebih banyak mengandung amilopektin dibanding amilosa).

Ubi jalar sebagai bahan pangan sumber karbohidrat utama menduduki tingkat keempat setelah beras, jagung dan ubi kayu. Tanaman ubi jalar memiliki banyak keunggulan, yaitu umbinya mempunyai kandungan karbohidrat yang tinggi sebagai sumber energi, daun ubi jalar kaya akan vitamin A dan sumber protein, dapat tumbuh di daerah marjinal dimana tanaman lain tidak bisa tumbuh, sebagai sumber pendapatan petani karena bisa dijual sewaktu-waktu, dan dapat disimpan dalam bentuk tepung dan pati

 

3. Jagung

Karbohidrat yang tidak diolah pada umumnya menyehatkan. Jagung memiliki itu. Dalam 100 g jagung, terkandung 25 g karbohidrat dan 3,36 g protein. Tak hanya itu, jagung juga sanggup menyediakan asupan vitamin C yang baik. Menurut sebuah penelitian pada 2007, jagung bermanfaat untuk kadar gula darah dan tekanan darah tinggi.

 

4. Quinoa

Quinoa adalah pseudograin (biji tanaman yang disajikan dalam bentuk butiran seperti biji-bijian) yang bergizi. Rasanya mirip dengan jenis biji-bijian lain, dan orang dapat memakannya dengan cara yang sama.

Satu cangkir quinoa dapat mengandung 39,41 g karbohidrat, 8,14 g protein, dan hanya 1,61 g gula. Quinoa juga kaya akan mineral, termasuk magnesium, potasium, dan fosfor.

Karena quinoa tinggi serat dan protein, quinoa dapat membantu orang menurunkan berat badan. Sebuah penelitian pada 2010 pada tikus mengindikasikan bahwa quinoa dapat membantu mengontrol kadar gula darah juga. Daripada makan nasi putih dan roti putih, orang akan lebih sehat mengonsumsi quinoa sebagai sumber karbohidrat sehat dalam makanan.

5. Oat

Oat adalah salah satu biji-bijian utuh yang paling sehat dan serbaguna. Secangkir oat dapat menyediakan 27 g karbohidrat, termasuk 5 g protein dan 4 g serat. Penelitian telah menunjukkan bahwa oat gandum dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung orang.

6. Pisang

Pisang termasuk buah yang mengandung karboohidrat tinggi. Satu buah pisang berukuran sedang, dapat mengandung 26,95 g karbohidrat. Seperti ubi jalar, pisang menariknya juga kaya akan kandungan kalium, vitamin A, dan vitamin C yang jelas bermanfaat bagi tubuh. Pisang juga menjadi bahan makanan sumber potasium yang baik untuk kesehatan jantung dan menurunkan tekanan darah.

 

7. Apel

Apel adalah buah lezat yang kaya akan nutrisi, termasuk karbohidrat. Satu buah apel berukuran sedang dapat mengandung 25,13 g karbohidrat. Apel juga bisa menyediakan vitamin A, vitamin C, kalium, dan serat. Menurut sebuah penelitian yang melibatkan wanita yang lebih tua, apel dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit, termasuk kanker.

8. Mangga

Mangga juga termasuk buah yang mengandung karbohidrat tinggi. Satu cangkir mangga cincang terbukti dapat menawarkan asupan 24,72 g karbohidrat. Menariknya, mangga juga kaya akan kandungan vitamin A, vitamin C, potasium, dan serat yang bermanfaat untuk menunjang fungsi organ tubuh. Jadi, tak usah ragu untuk mulai menambahkan potongan mangga ke sereal sarapan atau smoothie. Mangga juga enak dimakan langsung sebagai cemilan. Buah ini siap makan ketika terasa empuk.

9. Jeruk

Melansir Health Line, satu buah jeruk dapat memberikan 11,8 persen dari kebutuhan karbohidrat harian. Menariknya, jeruk juga kaya akan kandungan vitamin C, potasium dan beberapa vitamin B. Selain itu, jeruk mengandung asam sitrat serta beberapa senyawa tanaman yang sangat kuat sebagai antioksidan.

 

Demikian tadi sedikit informasi tentang beragam Makan Yang Mengandung Karbohidrat. Semoga dapat bermanfaat dan menambah referensi sobat semua. Semoga sobat semua selalu sehat dan tetap dalam lindunganya.