Nama Ilmiah Bunga Sepatu, Jenis, Manfaat Dan Cara Tanam

Bunga Sepatu

Bunga Sepatu adalah salah satu jenis bunga yang sering kita temui di taman. Nama ilmiah bunga sepatu adalah Hibiscus rosa-sinensis L. Sebenarnya bunga sepatu adalah jenis tumbuhan semak. Namun, bunga sepatu ini banyak ditanam sebagai tanaman hias. Tanaman hias ini juga sering disebut oleh masyarakat dengan nama Kembang Sepatu. Flora ini berasal dari kawasan Asia Timur dan banyak ditanam sebagai tanaman hias di daerah tropis dan subtropis.

Nama ilmiah bunga sepatu Hibiscus rosa-sinensis L yang mempunyai daya tarik dan keunikan dari bunga sepatu adalah ukuran kelopak bunganya yang besar dengan warna sangat cerah. Beberapa warna bunga sepatu antara lain merah tua, putih, kuning, oranye, dan merah muda. Karena ukurannya yang besar, bunga sepatu sangat cocok dan tampak indah jika dijadikan tanaman hias. Namun, meski secara fisik sangat cantik ternyata bunga sepatu tidak memiliki bau yang harum seperti bunga pada umumnya.

Jenis – Jenis Bunga Sepatu Atau Dalam Nama ilmiah bunga sepatu Hibiscus rosa-sinensis L

Ada 4 jenis bunga sepatu yang sering ditanam di Indonesia. Keempat jenis bunga sepatu tersebut yaitu:

  1. Jenis Hibiscus rosa-Sinensis Cv.Natal

Hibiscus rosa-Sinensis Cv.Natal ini berwarna merah muda atau ungu muda dan cenderung sangat pucat, sehingga hampir seperti warna putih jika dilihat dari kejauhan. Jenis bunga sepatu ini memiliki sedikit warna merah di bagian tengahnya. Sebarannya meliputi daerah Natal, Afrika Selatan, namun dibeberapa tempat juga tumbuh di Indonesia.

Cara mengembangbiakan Hibiscus rosa-Sinensis Cv.Natal pada umumnya menggunakan cara cangkok atau stek batang. Ukuran bunganya yang sedang dan mempunyai mahkota tunggal.

  1. Jenis Hibiscus rosa-Sinensis Albus

Tanaman ini adalah jenis bunga sepatu yang paling sering berbunga. Warna bunganya putih bersih dengan ukuran sedang dan memiliki mahkota tunggal.

Hibiscus rosa-Sinensis Albus dapat beradaptasi dengan baik di dataran tinggi maupun dataran rendah. Untuk mengembangbiakannya menggunakan metode pencangkokan dan stek batang.

  1. Jenis Hibiscus rosa-Sinensis Plenus

Hibiscus rosa-Sinensis Plenus ini memiliki mahkota ganda, sehingga kelopak bunganya tampak berlapis-lapis. Bentuknya hampir seperti bunga mawar. Bunga yang sangat indah ini berwarna dominan merah muda. Ukuran diameternya adalah sekitar 10 sampai 15 cm. Bunga sepatu jenis ini memiliki nama lain, yaitu Double Rose of China.

Species bunga sepatu ini membutuhkan sinar matahari yang baik agar dapat tumbuh sempurna. Proses mencangkok dan stek batang adalah cara pengembangbiakan yang paling baik.

  1. Jenis Hibiscus Schizopelatus

Jenis bunga sepatu ini sangat unik karena bunganya tumbuh menggantung ke bawah dari tangkai bunga, sehingga tampak seperti lentera gantung. Karena bentuknya yang unik inilah, jenis bunga ini cukup populer. Bahkan memiliki sebutan lain, yaitu bunga lentera Jepang.

Sayangnya, Hibiscus rosa-Sinensis Plenus sudah mulai sulit ditemukan. Dulunya bunga ini bisa mudah ditemukan di pedesaan, tumbuh di pagar-pagar rumah dengan liar. Proses mengembangbiakan bunga ini adalah dengan cara stek batang dan pencangkokan.

Manfaat Bunga Sepatu Bagi Kesehatan

Bunga sepatu juga memiliki khasiat herbal untuk kesehatan tubuh. Berikut manfaatnya bagi kesehatan :

  1. Meredakan Batuk dan Sariawan

Batuk dan sariawan adalah gangguan kesehatan ringan yang sering dialami banyak orang. Ternyata daun bunga sepatu bisa digunakan untuk menyembuhkan kedua gangguan kesehatan ini. Caranya adalah dengan merebus air dan beberapa lembar daun bunga sepatu hingga mendidih, kemudian minum air rebusan tersebut selagi hangat.

  1. Mengurangi Sakit Kepala

Nutrisi yang dapat meringankan bahkan menyembuhkan sakit kepala yang dimiliki bunga sepatu. Bagian yang digunakan adalah daunnya. Rebus beberapa helai daun dengan air mendidih. Air rebusan tersebut bisa diminum dalam keadaan hangat. Lalu sisakan sebagian untuk kompres agar pengobatan lebih maksimal.

  1. Mengeluarkan Racun Dalam Tubuh

Di dalam tubuh kita bisa jadi tersimpan zat-zat yang tidak berguna bahkan berbahaya bagi tubuh jika dibiarkan menumpuk. Racun yang menumpuk dapat menimbulkan berbagi macam penyakit. Oleh karena itu, penting untuk mengeluarkan racun-racun ini. Salah satunya adalah dengan detoks alami.

Sebagai detoks alami yang ampuh dapat menggunakan bunga sepatu. Caranya adalah dengan mengeringkan bunga sepatu. Jika telah kering, maka seduhlah menjadi teh. Kelopak bunga sepatu mengandung anti oksidan tinggi sehingga mampu membantu mengeluarkan racun-racun dari dalam tubuh.

  1. Mengatasi Gondokan

Pembesaran kelenjar tiroid di daerah sekitar leher merupakan penyebab penyakit gondokan. Penyakit ini membuat penderita tidak nyaman karena bagian leher dan rahang akan terasa sakit bila digerakkan. Tapi ternyata, akar bunga sepatu bisa digunakan sebagai obat herbal penyakit gondokan.

Caranya adalah dengan merebus akar bunga sepatu. Kemudian gunakan air rebusannya sebagai bahan kompres. Lakukan secara teratur untuk hasil yang maksimal.

  1. Meredakan Demam & Panas Tinggi

Bagian akar bunga sepatu dapat berkhasiat sebagai pereda demam dan panas tinggi. Caranya pun sama, yaitu dengan cara merebus bagian akarnya dengan air mendidih, kemudian air rebusannya diminum dalam keadaan hangat.

  1. Mengatasi Sakit Perut & Nyeri

Saat sedang mengalami Pre Menstrual Syndrom (PMS), beberapa wanita umumnya merasakan sakit perut atau nyeri di area sekitar perut. Beberapa orang bahkan sampai tidak bisa beraktivitas dan harus berbaring seharian. Rupanya, teh bunga sepatu juga bisa meredakan gejala PMS. Cukup seduh teh menggunakan air panas dan minum teh bunga sepatu saat masih hangat.

Cara Menanam Bunga Sepatu

Dengan segudang manfaat dan khasiat yang dimilikinya, tidak heran jika bunga sepatu banyak ditanam ditanam di lingkungan sekitar. Untuk anda yang ingin menanam bunga ini di pekarangan atau pada pot, silakan ikuti panduan budidaya bunga sepatu berikut ini.

  1. Pahami Jenis Bunga

Banyak variasi warna dan bentuk bunga sepatu. Oleh sebab itu, pastikan bunga seperti apa yang ingin anda tanam. Selain itu, hal yang tak kalah penting adalah pastikan jenis bunga sepatu yang akan ditanam cocok dan mampu tumbuh di lingkungan tempat anda tinggal.

Secara umum, ada dua jenis yang sering ditanam, yaitu jenis tropis dan jenis adaptif atau berdaya tahan tinggi. Wajib diperhatikan, bunga sepatu akan tumbuh optimal jika ditanam di daerah hangat sepanjang tahun dengan suhu diatas 10 deraja Celcius.

Jenis bunga sepatu tropis menghasilkan lebih banyak bunga, namun bunga tersebut tidak begitu awet karena hanya mekar 1 hingga 2 hari kemudian layu. Bunga ini umumnya berwarna merah muda dan ungu. Sedangkan jenis berdaya tahan tinggi memiliki bunga yang mekar lebih lama, namun tidak terlalu banyak bunga dan cenderung tumbuh seperti semak. Bunga jenis ini biasanya berwarna merah, putih atau merah muda.

  1. Metode Budidaya

Untuk menanam bunga sepatu, setidaknya ada dua cara yang bisa anda pilih, yaitu menanam dari biji dan melalui stek batang.

Metode tanam dari biji dikatakan sebagai cara yang menyenangkan karena anda dapat berkreasi dan menciptakan varietas budidaya baru dengan menyilangkan dua varietas bunga sepatu yang ada. Akan tetapi juga terdapat risiko kegagal yang tinggi, karena pembibitan membutuhkan perhatian ekstra agar berhasil tumbuh.

Kemudian jika menanam menggunakan metode stek batang anda akan menghadapi kemungkinan keberhasilan rendah karena tanaman membutuhkan kondisi spesifik agar tumbuh. Oleh sebab itu, bagi pemula yang ingin menanam bunga sepatu, maka cara stek batang sebaiknya dihindari.

  1. Lokasi & Media Tanam

Media tanam bunga harus ditentukan dan sesuai dengan karakteristik tumbuh bunga sepatu. Bunga ini sangat bagus tumbuh di habitat dengan pancaran sinar matahari sedang. Anda dapat menanam bunga sepatu di kebun dengan penyinaran matahari sekitar 4 hingga 6 jam per hari dan menerima pantulan sinar matahari di waktu sisanya.

Anda juga bisa menanam bunga ini dibalik bayang pohon besar. Namun pastikan lahan tetap cukup ruang untuk pemekaran bunga nantinya. Jenis tanah sebaiknya mengandung pasir dan gembur serta memiliki drainase yang baik. Hindari lahan tanah yang tergenang air.

Selain ditanam di lahan terbuka, anda bisa menanam bunga ini di dalam pot. Anda dapat menyesuaikan komposisi media tanam dengan campuran pupuk organik. PH tanah untuk menanam sebaiknya berkisar 6,5 karena bunga ini menyukai tanah yang agak asam.

  1. Penanaman Bunga Sepatu

Jika lahan tanam dan bibit sudah siap, selanjutnya adalah melakukan penanaman. Anda dapat membuat lubang dengan kedalaman 20 cm hingga 30 cm dengan diameter sekitar 20 cm hingga 30 cm. Atur jarak tanam setidaknya 0,5 meter hingga 1 meter agar tanaman tidak berebut unsur hara.

Campurkan tanah galian dengan pupuk kompos atau kandang dengan perbandingan 1:1. Masukkan bibit cangkok yang plastiknya telah dibuka ke dalam lubang tanam. Selanjutnya timbun dengan tanah yang telah dicampur dengan pupuk organik. Lakukan penyiraman supaya tanah tetap lembab.

  1. Perawatan Bunga

Merawat bunga sepatu hampir sama dengan jenis tanaman lainnya. Anda harus memenuhi kebutuhan air dengan melakukan penyiraman rutin, pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan pestisida dan insektisida sesuai, serta pemangkasan agar tanaman bunga sepatu tumbuh sesuai harapan.

Demikian pembahasan kita mengenai Nama ilmiah bunga sepatu, jenis, manfaat dan cara tanam semoga bermanfaat.